Sering Disepelekan! 5 Bahaya Sampah Terhadap Kesehatan Manusia

Sampah elektronik atau biasa disebut e-waste merupakan jenis sampah yang sering kita temukan sehari-hari. Contoh dari sampah elektronik sendiri ialah kabel data, handphone, televisi, laptop, ataupun barang elektronik lainnya yang sudah rusak dan tidak dipakai lagi. Kebanyakan masyarakat membiarkan jenis sampah ini di rumahnya atau jika sempat akan menjualnya ke pedagang rongsokan.

Padahal, sampah elektronik sendiri dapat memberikan efek negatif bagi makhluk hidup di sekitarnya. Berikut 5 bahaya dari sampah elektronik terhadap kesehatan manusia.

1. Kecacatan Kelahiran

Jenis sampah elektronik seperti komputer, handphone, tablet, dan lainnya, ternyata mengandung zat-zat berbahaya seperti merkuri, kadium, polybrominated flame retardants, barium, hingga lithium. Saat zat-zat tersebut(terutama merkuri) masuk melalui rahim ibu hamil, maka bayi tersebut dapat terkena serangan hingga dan permasalahan pendengaran dan penglihatan.

2. Kanker

Zat yang tak kalah berbahaya yang terdapat pada sampah elektronik ialah Arsenik. Senyawa kimia ini memiliki simbol As dan nomor atom 33. Menurut peneliti Dartmouth Toxic Metals, Arsenik merupakan bahan metaloid yang terkenal beracun dan memiliki tiga bentuk alatropik, seperti kuning, hitam, dan abu-abu.

Senyawa ini banyak digunakan sebagai bahan pestisida, herbisida, insektisida, dan aloy. Arsenik sendiri dapat menyebabkan kanker, diabetes, peningkatan denyut nadi jantung, serta terganggungnya sistem endokrin.

3. Sakit Paru-Paru

Menurut penelitian Dartmouth Toxic Metals, sampah elektronik juga memiliki senyawa kadmium. Kadmium merupakan senyawa kimia yang berbahaya jika kita menghirup atau memakannya. Zatnya terdapat pada alat atau barang kehidupan sehari-hari manusia seperti baterai, plastik, handphone, laptop, dan lain-lain. Kadmium sendiri dapat menyebabkan kanker, nyeri otot, sakit paru-paru, dan ginjal pada manusia.

4. Sakit Ginjal

Selain zat kadmium yang dapat menyebabkan penyakit ginjal, ada juga zat kromium yang juga berpotensi menyebabkan penyakit ini. Kromium sendiri banyak ditemukan dalam kehidupan sehari-hari seperti keramik logam, stainless steel, dan chrome plating. Jika seseorang terkena kromium secara berlebihan maka akan berisiko terkena ruam kulit, masalah pernapasan, sistem imun melemah, kerusakan ginjal dan hati, hingga kanker paru-paru.

5. Merusak Sistem Kekebalan Tubuh

Zat kromium dan merkuri pada sampah elektronik dapat merusak sistem kekebalan tubuh. Kromium sendiri dapat masuk melalui udara ke paru-paru, saluran pencernaan, hingga melalui kulit. Kromium juga dapat masuk melalui makanan dan air yang dikonsumsi manusia.

Itu dia penyakit yang dapat ditimbulkan dari sampah elektronik. Ternyata banyak sekali masalah yang ditimbulkan dari zat yang ada di sampah elektronik bagi kesehatan. Semoga kita dapat menjadi lebih hati-hati ya dalam menjaga kesehatan.

0 Response to "Sering Disepelekan! 5 Bahaya Sampah Terhadap Kesehatan Manusia"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel